Jakarta, 5 Oktober 2026 – Pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand harus dilanjutkan ke babak tambahan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, berlangsung ketat sejak menit pertama dengan kedua kesebelasan saling berusaha mencari celah. Indonesia sempat memimpin melalui gol Dean James pada menit ke-83. Namun, Thailand mampu memberikan respons dan menyamakan kedudukan sebelum pertandingan berakhir. Skor sama kuat membuat pemenang harus ditentukan melalui tambahan waktu.
Indonesia sebelumnya menghadapi perlawanan disiplin Thailand sepanjang babak pertama. Skuad Garuda berusaha membangun serangan melalui penguasaan bola dan pergerakan dari kedua sisi lapangan, tetapi pertahanan lawan mampu menutup ruang dengan baik. Thailand juga beberapa kali mencoba melakukan serangan balik ketika Indonesia kehilangan bola. Kedua tim sama-sama mendapatkan peluang tanpa mampu mengubahnya menjadi gol. Babak pertama akhirnya ditutup dengan skor 0-0.
Situasi pertandingan tetap berjalan ketat selepas jeda. Indonesia meningkatkan tekanan dengan mencoba memainkan bola lebih cepat menuju area pertahanan Thailand. Pergantian pemain turut dilakukan untuk memberikan tenaga baru sekaligus meningkatkan variasi serangan. Dean James kemudian masuk menggantikan Thom Haye dan memberikan dampak penting terhadap permainan Garuda. Kebuntuan akhirnya pecah ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir waktu normal.
Pada menit ke-83, Indonesia mendapatkan kesempatan melalui situasi tendangan bebas. Dean James mengambil eksekusi menggunakan kaki kiri dan bola mengarah ke gawang setelah sempat mengenai pemain Thailand. Gol tersebut membuat Indonesia unggul 1-0 sekaligus memicu perayaan besar dari pendukung yang memenuhi SUGBK. Presiden Prabowo Subianto yang menyaksikan langsung pertandingan dari tribune juga terlihat merayakan keunggulan tersebut. Indonesia kemudian berusaha menjaga konsentrasi untuk mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Thailand tidak menyerah setelah tertinggal dan meningkatkan tekanan pada sisa waktu pertandingan. Upaya tersebut menghasilkan gol penyeimbang sehingga kedudukan kembali menjadi 1-1. Gol Thailand membuat Indonesia harus kembali mencari peluang untuk merebut keunggulan sebelum waktu normal berakhir. Intensitas permainan meningkat karena kedua kesebelasan sama-sama berusaha menghindari babak tambahan. Namun, tidak ada gol berikutnya yang tercipta hingga wasit mengakhiri waktu normal.
Memasuki babak tambahan, faktor kebugaran menjadi tantangan besar bagi kedua kesebelasan. Para pemain telah menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi selama 90 menit sehingga kemampuan menjaga konsentrasi menjadi semakin penting. Kesalahan kecil di lini pertahanan dapat menentukan hasil pertandingan karena waktu yang tersedia semakin terbatas. Indonesia perlu menjaga keseimbangan agar keinginan menyerang tidak membuka ruang terlalu besar bagi Thailand. Pemain pengganti juga memiliki peran penting untuk menjaga tempo permainan tetap tinggi.
Final yang harus dilanjutkan ke babak tambahan menunjukkan ketatnya persaingan Indonesia dan Thailand dalam memperebutkan gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Dukungan suporter di SUGBK terus mengalir ketika skuad Garuda kembali memasuki lapangan untuk memainkan tambahan waktu. Indonesia memiliki kesempatan untuk kembali mengambil keunggulan sekaligus menghindari pertandingan ditentukan melalui adu penalti. Thailand pada saat bersamaan tetap menjadi ancaman karena mampu bangkit setelah tertinggal pada waktu normal. Babak tambahan pun menjadi fase penentuan berikutnya dalam duel panjang kedua tim untuk menentukan juara.





