Jakarta, 6 Oktober 2026 –
Timnas Argentina akan menghadapi Benin dalam pertandingan persahabatan yang menjadi salah satu laga paling emosional dalam sejarah Albiceleste. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Monumental, Buenos Aires, Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 20.00 waktu setempat atau Rabu, 7 Oktober 2026 sekitar pukul 06.00 WIB. Laga tersebut telah dipersiapkan sebagai pertandingan perpisahan Lionel Messi bersama tim nasional Argentina. Setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam biru-putih, kapten berusia 39 tahun itu akan memainkan pertandingan internasional terakhirnya. Duel Argentina melawan Benin pun mendapat julukan “The Last Tango” atau tarian tango terakhir Messi. FIFA
Stadion Monumental diperkirakan dipenuhi puluhan ribu pendukung yang ingin menyaksikan secara langsung penampilan terakhir Messi bersama Argentina. Sekitar 85 ribu penonton diperkirakan hadir dalam pertandingan yang lebih dari sekadar laga persahabatan tersebut. Sejumlah anggota skuad Argentina yang menjuarai Piala Dunia 2022 bersama keluarga mereka juga diundang untuk menghadiri acara perpisahan. Argentina menyiapkan pertandingan tersebut sebagai penghormatan terhadap perjalanan panjang sang kapten. Messi akan mendapatkan kesempatan terakhir bermain di hadapan publik negaranya dengan mengenakan nomor punggung 10 yang identik dengannya. beIN SPORTS
Pertandingan melawan Benin menjadi penutup rangkaian agenda Argentina pada periode pertandingan internasional kali ini. Sebelumnya, skuad Lionel Scaloni dijadwalkan menghadapi Bolivia pada 30 September dan Burkina Faso pada 3 Oktober sebelum menutup rangkaian laga melawan Benin. Pemilihan Stadion Monumental untuk pertandingan terakhir memberikan atmosfer khusus karena tempat tersebut telah menjadi salah satu panggung penting dalam perjalanan Messi bersama Argentina. Fokus pertandingan pun tidak hanya tertuju pada hasil akhir. Hampir seluruh perhatian akan mengarah kepada Messi sejak memasuki lapangan hingga peluit akhir dibunyikan. TelevisaUnivision
Messi mengakhiri perjalanan internasional dengan catatan yang sulit dipisahkan dari sejarah sepak bola Argentina. Menjelang pertandingan perpisahan, ia tercatat sebagai pemegang rekor penampilan sekaligus pencetak gol terbanyak negaranya dengan 207 penampilan dan 125 gol. Perjalanannya bersama tim senior dimulai pada 2005 dan berlangsung selama lebih dari 20 tahun. Dalam periode tersebut, Messi melewati berbagai fase, mulai dari kegagalan pada sejumlah final hingga akhirnya membawa Argentina memasuki periode penuh gelar. Pertandingan melawan Benin akan menjadi kesempatan terakhir untuk menambah catatan tersebut. beIN SPORTS
Pencapaian terbesar Messi bersama Argentina hadir ketika ia membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Sebelumnya, ia juga berhasil mengakhiri penantian panjang gelar internasional senior melalui Copa America 2021. Argentina kemudian memenangkan Finalissima 2022 dan kembali menjadi juara Copa America pada 2024. Rangkaian keberhasilan itu mengubah perjalanan Messi bersama tim nasional setelah sebelumnya beberapa kali mendapatkan tekanan akibat kegagalan di pertandingan final. Ia kemudian membawa Argentina kembali mencapai final Piala Dunia 2026 sebelum Albiceleste kalah dari Spanyol. Al Jazeera
Pelatih Lionel Scaloni diperkirakan tetap menjadikan pertandingan melawan Benin sebagai laga kompetitif meskipun nuansa perpisahan Messi akan sangat dominan. Argentina mempunyai generasi pemain yang mulai dipersiapkan untuk menjalani era setelah sang kapten meninggalkan tim nasional. Kehadiran pemain muda bersama sejumlah pemain berpengalaman membuat pertandingan ini sekaligus menjadi simbol pergantian generasi. Messi sendiri sebelumnya menyatakan sudah memberikan seluruh kemampuannya dan melihat adanya pemain-pemain muda yang layak mendapatkan kesempatan berikutnya. Setelah pertandingan ini, Argentina harus mulai membangun identitas baru tanpa pemain yang selama bertahun-tahun menjadi pusat permainan mereka. Al Jazeera
Benin berada dalam posisi unik karena menjadi lawan terakhir Messi di level internasional. Tim asal Afrika tersebut akan menghadapi pertandingan dengan perhatian dunia yang jauh lebih besar dibandingkan sebuah laga persahabatan biasa. Meski Argentina lebih diunggulkan berdasarkan pengalaman dan kualitas skuad, Benin tetap mempunyai kesempatan memberikan perlawanan pada malam bersejarah tersebut. Bagi Argentina, kemenangan tentu menjadi hasil yang diinginkan untuk melengkapi pesta perpisahan. Namun, hasil pertandingan kemungkinan tidak akan mengalahkan besarnya perhatian terhadap momen ketika Messi untuk terakhir kalinya meninggalkan lapangan sebagai pemain Albiceleste.
Duel Argentina melawan Benin pada Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB akhirnya akan menjadi penutup perjalanan luar biasa Lionel Messi bersama negaranya. Dari debut pada 2005, berbagai kegagalan di pertandingan final, hingga akhirnya mengangkat Copa America dan Piala Dunia, perjalanan tersebut berlangsung lebih dari dua dekade. Stadion Monumental akan menjadi panggung terakhir bagi sang kapten sebelum tongkat estafet diberikan sepenuhnya kepada generasi berikutnya. Lionel Scaloni dan para pemain Argentina akan berusaha memberikan penutup yang sesuai bagi salah satu figur terbesar dalam sejarah sepak bola mereka. Setelah peluit akhir dibunyikan, tarian tango Messi bersama Albiceleste pun resmi mencapai babak terakhirnya.





