Jakarta, 21 September 2026 – Memilih model rambut dapat membantu menonjolkan karakter wajah sekaligus menciptakan proporsi visual yang berbeda. Bagi pemilik wajah bulat, potongan yang memberikan volume di bagian atas atau membentuk garis vertikal umumnya dapat menciptakan kesan wajah lebih panjang. Wajah bulat biasanya memiliki panjang dan lebar yang relatif seimbang dengan garis rahang lebih lembut. Namun, bentuk wajah bukan batasan untuk mencoba gaya rambut tertentu. Pemilihan potongan pada akhirnya tetap dapat disesuaikan dengan tekstur rambut, ketebalan, gaya pribadi, serta kemudahan perawatan. Lima model berikut dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin menciptakan efek wajah lebih jenjang.
Model pertama adalah long layers atau rambut panjang berlapis. Potongan ini mempertahankan panjang rambut sambil menambahkan beberapa lapisan untuk menciptakan gerakan. Lapisan yang dimulai di bawah dagu dapat membantu menarik perhatian secara vertikal sehingga wajah tampak lebih panjang. Rambut yang jatuh di kedua sisi wajah juga dapat memberikan bingkai tanpa menambah terlalu banyak volume pada bagian pipi. Model ini cocok digunakan pada rambut lurus, bergelombang, maupun rambut dengan tekstur ringan. Penataannya juga relatif fleksibel karena dapat dibiarkan tergerai atau diberikan gelombang lembut.
Model kedua yang dapat dicoba adalah lob atau long bob. Berbeda dari bob klasik yang biasanya berakhir di sekitar rahang, lob memiliki panjang hingga melewati dagu atau mendekati bahu. Panjang tersebut membantu menghasilkan garis vertikal yang dapat memberikan kesan wajah lebih jenjang. Pemilik wajah bulat dapat memilih bagian depan sedikit lebih panjang dibandingkan belakang untuk memperkuat efek tersebut. Potongan yang tepat di bagian pipi sebaiknya dipertimbangkan dengan hati-hati apabila tujuan utamanya ingin mengurangi kesan lebar. Lob juga menjadi pilihan praktis bagi mereka yang menginginkan rambut lebih pendek tanpa harus memilih potongan yang terlalu ekstrem.
Pilihan ketiga adalah side-swept bangs atau poni samping. Garis poni yang jatuh secara diagonal dapat memecah kesan simetris pada wajah bulat. Efek tersebut membuat perhatian tidak hanya tertuju pada bagian tengah wajah dan dapat menciptakan ilusi bentuk yang lebih panjang. Poni dapat dibuat cukup panjang hingga menyatu dengan lapisan rambut di sekitar tulang pipi atau rahang. Dibandingkan poni rata dan tebal yang menutupi seluruh dahi, poni samping memberikan lebih banyak ruang terbuka pada bagian wajah. Model ini juga mudah dikombinasikan dengan rambut panjang, lob, maupun potongan berlapis.
Model keempat adalah butterfly cut yang masih banyak digunakan karena memberikan volume dan gerakan pada rambut. Ciri khas potongan ini terdapat pada lapisan-lapisan panjang yang membingkai wajah dengan bagian atas lebih bervolume. Untuk wajah bulat, lapisan depan dapat dibuat mulai di bawah tulang pipi atau sekitar rahang sehingga tidak menambah kesan penuh pada bagian tengah wajah. Volume pada area mahkota kepala juga membantu menciptakan dimensi vertikal. Ketika ditata menggunakan blowout, ujung lapisan dapat diarahkan menjauhi wajah untuk menghasilkan tampilan lebih ringan. Potongan ini terutama cocok untuk rambut medium hingga panjang yang memiliki ketebalan cukup.
Pilihan kelima adalah pixie cut dengan volume pada bagian atas. Rambut sangat pendek bukan berarti harus dihindari oleh pemilik wajah bulat. Kuncinya adalah menjaga sisi rambut relatif lebih ramping sementara bagian atas diberikan tekstur atau sedikit ketinggian. Perbedaan volume tersebut dapat membuat siluet kepala terlihat lebih panjang secara visual. Poni panjang yang diarahkan ke samping juga dapat ditambahkan untuk menghasilkan garis diagonal. Sebaliknya, volume yang terlalu besar tepat di sisi pipi dapat memberikan efek lebih lebar apabila tidak diseimbangkan dengan bagian atas.
Selain bentuk potongan, belahan rambut juga dapat memengaruhi tampilan keseluruhan. Belahan samping dapat menghasilkan asimetri yang membantu mengurangi kesan bulat, sedangkan belahan tengah dengan rambut panjang yang jatuh lurus di kedua sisi dapat memberikan garis vertikal. Tidak ada satu jenis belahan yang wajib digunakan karena hasilnya bergantung pada potongan dan karakter rambut masing-masing. Eksperimen sederhana dengan memindahkan posisi belahan bahkan dapat mengubah tampilan tanpa perlu memotong rambut. Cara tersebut bisa dilakukan terlebih dahulu sebelum memutuskan perubahan gaya yang lebih besar. Penataan rambut sebaiknya tetap mempertimbangkan arah pertumbuhan alami agar hasilnya mudah dipertahankan.
Tekstur rambut menjadi faktor lain yang tidak kalah penting. Potongan yang terlihat bagus pada rambut lurus belum tentu menghasilkan bentuk sama pada rambut keriting atau bergelombang. Rambut keriting, misalnya, memiliki penyusutan dan volume alami yang perlu diperhitungkan ketika menentukan panjang lapisan. Sementara rambut tipis membutuhkan strategi berbeda agar potongan berlapis tidak justru membuat bagian ujung terlihat terlalu sedikit. Konsultasi dengan penata rambut dapat membantu menentukan posisi lapisan yang sesuai dengan kondisi tersebut. Membawa foto referensi juga dapat mempermudah komunikasi mengenai hasil yang diinginkan.
Penataan sehari-hari kemudian menentukan bagaimana bentuk potongan tersebut terlihat setelah meninggalkan salon. Jika ingin menciptakan kesan wajah lebih panjang, volume dapat difokuskan pada bagian atas kepala dibandingkan tepat di sisi pipi. Gelombang lembut sebaiknya dibuat memanjang dan tidak terlalu mengembang di bagian terlebar wajah. Produk penataan juga dapat digunakan secukupnya untuk mempertahankan tekstur tanpa membuat rambut terasa berat. Bagi mereka yang tidak ingin menggunakan alat panas setiap hari, model yang mengikuti tekstur alami rambut akan lebih mudah dirawat. Pertimbangan ini penting karena gaya rambut yang menarik tetapi sulit dipertahankan belum tentu sesuai untuk rutinitas sehari-hari.
Pada akhirnya, long layers, lob, poni samping, butterfly cut, dan pixie bervolume merupakan beberapa pilihan yang dapat menciptakan ilusi wajah lebih panjang. Efek tersebut berasal dari permainan garis, panjang, lapisan, serta distribusi volume rambut, bukan karena ada model yang secara mutlak cocok untuk semua wajah bulat. Pemilik wajah bulat tetap bebas menggunakan potongan apa pun sesuai kenyamanan dan ekspresi pribadi. Bentuk wajah dapat dijadikan panduan ketika menentukan gaya, bukan aturan yang membatasi pilihan. Dengan menyesuaikan potongan terhadap tekstur rambut dan kebutuhan perawatan, hasilnya akan terlihat lebih natural sekaligus mudah ditata. Model terbaik tetaplah yang membuat pemakainya nyaman dan percaya diri dalam aktivitas sehari-hari.




