Jakarta, 2 September 2026 – Na Daehoon menunjukkan respons tegas ketika fisik anak-anaknya disebut lebih banyak mewarisi gen dari sang ibu, Jule. Pernyataan tersebut muncul di tengah perhatian publik terhadap kehidupan keluarga Na Daehoon dan Jule yang kerap menjadi sorotan. Daehoon tampaknya tidak ingin perbedaan fisik anak-anaknya dengan dirinya kemudian dianggap sebagai bukti bahwa mereka lebih didominasi gen sang ibu.
Daehoon diketahui menikah dengan Jule dan telah dikaruniai tiga orang anak. Ketiga buah hatinya tersebut tumbuh dengan karakter serta penampilan masing-masing. Sebagai ayah, Daehoon terlihat cukup memperhatikan perkembangan anak-anaknya dan kerap membagikan berbagai momen keluarga. Karena itu, komentar mengenai kemiripan fisik anak-anaknya menjadi hal yang cukup menarik perhatiannya.
Menurut Daehoon, kemiripan wajah maupun bentuk fisik tidak bisa dijadikan dasar sederhana untuk menentukan dominasi genetik seseorang. Setiap anak menerima kombinasi materi genetik dari kedua orang tua. Ada karakter tertentu yang mungkin terlihat lebih mirip ayah, sementara sifat atau ciri lainnya justru lebih menyerupai ibu.
Komentar mengenai anak yang lebih mirip salah satu orang tua sebenarnya cukup sering muncul di tengah masyarakat. Bentuk wajah, warna kulit, bentuk mata, rambut hingga tinggi badan kerap menjadi bagian yang dibandingkan ketika seseorang melihat anak dari pasangan tertentu. Namun, kemiripan secara kasatmata tidak berarti seluruh karakter genetik anak berasal dari satu pihak saja.
Sikap Daehoon tersebut juga menunjukkan bahwa ia ingin anak-anaknya tidak dipandang hanya berdasarkan kemiripan fisik dengan orang tua. Menurutnya, masing-masing anak memiliki identitas dan karakter yang berkembang seiring pertambahan usia. Faktor lingkungan, pola asuh, kebiasaan, serta pengalaman sehari-hari juga ikut berperan dalam membentuk perkembangan seorang anak.
Di sisi lain, kehidupan keluarga Daehoon dan Jule memang cukup menarik perhatian publik. Momen kebersamaan mereka bersama anak-anak sering menjadi bahan perbincangan, terutama ketika terdapat perubahan dalam penampilan atau perkembangan sang buah hati. Tidak sedikit pula warganet yang mencoba menebak siapa yang paling mirip dengan ayah maupun ibu berdasarkan foto yang dibagikan.
Daehoon tampaknya memilih menanggapi komentar tersebut dengan cara yang tetap berkaitan dengan kecintaannya kepada anak-anak. Baginya, persoalan utama bukanlah apakah sang buah hati lebih menyerupai dirinya atau Jule. Yang jauh lebih penting adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan baik dan mendapatkan perhatian yang cukup dari kedua orang tuanya.
Perdebatan mengenai siapa yang lebih dominan dalam penampilan anak pada akhirnya menjadi bagian kecil dari dinamika keluarga. Kemiripan fisik memang dapat terlihat jelas pada beberapa anak, tetapi pewarisan sifat manusia jauh lebih kompleks daripada sekadar membandingkan wajah. Karena itu, komentar bahwa seorang anak sepenuhnya lebih didominasi gen ayah atau ibu perlu dipahami secara lebih hati-hati.
Respons Na Daehoon pun memperlihatkan sisi lain dirinya sebagai seorang ayah yang cukup protektif terhadap anak-anak. Ia tidak ingin penilaian mengenai fisik menjadi label yang melekat pada buah hatinya. Bagi Daehoon, anak-anak tetap merupakan perpaduan dari kedua orang tua sekaligus individu yang akan memiliki karakter dan identitas mereka sendiri ketika tumbuh dewasa.





